Prokompim Karanganyar

PENGAWASAN KUALITAS AIR MINUM BAGI KELOMPOK PENGELOLA SISTEM PENYEDIAAN AIR MINUM DAN SANITASI

PENGAWASAN KUALITAS AIR MINUM BAGI KELOMPOK PENGELOLA SISTEM PENYEDIAAN AIR MINUM DAN SANITASI

PENGAWASAN KUALITAS AIR MINUM BAGI KELOMPOK PENGELOLA SISTEM PENYEDIAAN AIR MINUM DAN SANITASI

KARANGANYAR –Bupati Karanganyar, Drs. H. Juliyatmono, M.M  menghadiri acara “Advokasi Pengawasan Kualitas Air Minum Bagi Kelompok Pengelola Sistem Penyediaan Air Minum dan Sanitasi” yang dilaksanakan pada Senin (18/10/2021) di Hotel Taman Sari Karanganyar.

Diikuti oleh beberapa pihak terkait yang berasal dari Kapespam, UPT Laboratorium, serta Sanitarian Puskesmas, kegiatan tersebut dilakukan dengan tujuan meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan penyedia air minum agar dapat tercipta air minum yang aman dikonsumsi. Kegiatan pengawasan kualitas air minum bagi kelompok pengelola sistem penyediaan air minum dan sanitasi dilakukan dengan pengawasan internal dan eksternal secara berkala. Kepala Dinas Kesehatan pada cara tersebut menyampaikan bahwa hingga saat ini, belum semua Kelompok Pengelola Sistem Penyediaan Air Minum dan Sanitasi belum  melakukan kewajiban pengawasan kualitas air minum dengan rutin melakukan pengecekan sampel air minum yang aman bagi kesehatan, baru sebanyak 33 kelompok penyedia air minum yang melakukan pengawasan internal, dan 70 kelompok melakukan pengawasan eksternal, sehingga, sebagian besar masih belum melakukan pemeriksaan secara rutin.

Dalam sambutannya, Bupati Karanganyar Drs.H.Juliyatmono,M.M. menyampaikan bahwa sudah sejak dulu, sanitasi air menjadi isu internasional. Negara yang hebat dan sehat dilihat dari kualitas airnya, seberapa tinggi tingkat sanitasi air yang dikonsumsi sehari hari. Air sebagai sebagai kebutuhan pokok manusia wajib dipenuhi dan dijaga kualitasnya. Terlebih lagi, di masa mendatang air bersih bisa menjadi suatu hal yang mahal dan sulit didapat.

“Air itu kebutuhan sangat penting dan pokok. Air ke depan bisa lebih mahal dari bahan bakar. Teknologinya makin super canggih, air nantinya luar biasa mahal. Kualitas hidup ditentukan oleh air. Air yang kita minum kedalamannya akan terus berubah, maka, air mulai mahal,” ucapnya.

Bupati Juliyatmono berharap mulai saat ini Karanganyar sudah mulai ditata, di semua fasilitas umum diharapkan ada air yang bisa langsung dikonsumsi.

Selain itu, Bupati Juliyatmono terus mengingatkan untuk senantiasa menjaga protokol kesehatan dan melakukan upaya-upaya memutus rantai penyebaran Covid-19.

“Berharap pandemi Covid segera berlalu, upayakan untuk terus menerus mengingatkan seluruh pihak, memakai masker, vaksinasi, menjaga jarak, dan sering cuci tangan harus menjadi kebiasaan kita setiap hari. Karena hidup bersih menjadi keharusan kita. Bahu membahu saling mengingatkan, hingga hari ini, Covid terus mengalami penurunan drastis. Vaksin kita hampir mencapai 80%, hampir tertinggi di Jawa Tengah. Kita ingin supaya vaksinasi berjalan terus menerus, akhirnya kekebalan kelompok terbukti sangat efektif. Hampir semuanya telah tervaksin dengan baik, saling mengingatkan untuk tetap terjaga,” tutur Bupati Juliyatmono.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *